SELAMAT DATANG DI IDI PAMEKASAN... NIKMATI BERITA SEPUTAR DUNIA KESEHATAN KHUSUSNYA DI PAMEKASAN DAN ARTIKEL MENARIK DARI PARA DOKTER DI PAMEKASAN...
KONSULTASIKAN MASALAH KESEHATAN ANDA
Tampilkan postingan dengan label RSD Pamekasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RSD Pamekasan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Mei 2011

Dua Bocah Tersiram Minyak Panas, Satu Tewas

Dua bocah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, tersiram minyak goreng panas. Satu di antara dua bocah itu meninggal dunia, sementara bocah lainnya kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Pamekasan. 


Keduanya merupakan anak kandung pasangan Babun dan Nurhasanah, warga Dusun Tengah, Desa Tlonto Ares, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan. 



Firda, 2, yang mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya tewas seketika. Kakaknya, Faikotun, 6, segera dilarikan ke rumah sakit usai tersiram minyak goreng. 



Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (9/5) malam. Saat itu, kedua bocah sedang bermain 
sambil membantu orang tuanya memasak gorengan di dapur untuk dijual. Keluarga itu menggunakan tungku kayu bakar. 



Tanpa disengaja, Faikotun menginjak salah satu kayu di tungku gorengan hingga menyebabkan wajan yang berisi minyak mendidih terpental dan mengenai tubuh Faikotun dan Firda. 

Jumat, 08 April 2011

RSD Pamekasan Pisahkan Pasien Pria dan Wanita

Rumah sakit daerah (rsd) pamekasan, madura, jawa timur, melakukan pemisahan lokasi pelayanan antara pasien laki-laki dan perempuan. 

"Pemisahan ini untuk menghindari adanya kejadian di luar kendali pihak rumah sakit, seperti adanya kasus pelecehan dan perbuatan mesum di sebuah ruangan pasien beberapa waktu lalu," kata pelaksana tugas (plt) direktur rsd pamekasan dr iri agus subaidi, jumat (12/11). 

Menurut iri, selama ini lokasi perawatan disatukan antara pasien laki-laki dan pasien perempuan dalam satu ruangan. "pertimbangan lain, karena di pamekasan ini kan sedang menggalakkan pencanangan gerakan pembangunan masyarakat islami (gerbang salam)," katanya menjelaskan. 

Jika lokasi ruang perawatan antara pasien laki-laki dengan pasien perempuan tidak dipisah, maka hal tersebut kurang mencerminkan sesuatu yang islami. 

Sabtu, 26 Maret 2011

RSD Pamekasan Masih Kekurangan Tenaga Medis

Rumah Sakit Daerah (RSD) Kabupaten Pamekasan, yang kini telah berubah status menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), ternyata masih kekurangan tenaga medis.

Data yang dihimpun beritajatim.com, rumah sakit milik pemerintah itu, kekurangan 4 orang dokter umum, 500 perawat serta dokter spesialis. Untuk sementara, jumlah dokter umum yang ada hanya 20 orang dan 10 orang untuk dokter spesialis. Sementara, untuk jumlah perawat hanya 300 orang.

"Kami terus berusaha menambah dokter umum dan spesialis dengan menyekolahkan mereka yang biayanya ditanggung APBD," kata Direktur BLUD, Iri Agus Subaidi, Sabtu (29/1/2011).

Pamekasan Belajar Manajemen BLU Ke RSUD Tabanan

DPRD beserta pejabat RSUD Pamekasan, Madura, Jatim, mengadakan studi banding untuk belajar mengenai manajemen pengelolaan badan layan umum (BLU) ke RSUD Tabanan, Bali, Senin.

Iskandar, anggota Komisi D DPRD Pamekasan, menjelaskan, pihaknya memilih RSUD Tabanan karena rumah sakit tersebut sudah menjadi BLU sejak 2004, sedangkan RSUD Pamekasan baru dimulai awal Januari 2011.
     
"Kami belajar mengenai manajemen keuangan dan pelayanan terhadap pasien. Karena setelah menjadi BLU, pengelolaan keuangan di rumah sakit menjadi otonom. Dengan BLU, maka untuk kebutuhan belanja obat dan barang langsung dilakukan oleh rumah sakit tanpa proses tender," katanya.

Selasa, 15 Maret 2011

Rumah Sakit Pamekasan Naikkan Target PAD

Target pendapatan asli daerah (PAD) Rumah Sakit Daerah (RSD) Pamekasan, pada Tahun Anggaran 2011 dinaikkan Rp 2 miliar, dari Rp 20 miliar pada 2010, menyusul berubahnya status rumah sakit menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

"Kami optimis target itu bisa dicapai. Mungkin dengan cara memerbaiki pelayanan terhadap pasien," kata Direktur RSD Pamekasan, Iri Agus Subaidi, Senin (31/1/2011).

Dikatakan, berubahnya status menjadi BLUD, jauh hari sebelumnya, pihaknya sudah berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Perubahan status itu, kata Iri, juga memperpendek alur pengelolaan keuangan.

Senin, 14 Maret 2011

Pembangunan RS Pamekasan Ditargetkan Selasai Akhir 2011

Pembangunan rumah sakit baru di wilayah utara Pamekasan, Madura, Jawa Timur ditargetkan selesai akhir 2011 tahun ini, kata Bupati Pamekasan Kholilurrahman, di Pamekasan, Sabtu.

Ia menyatakan, pihaknya telah mempersiapkan lahan di areal seluas 7.000 meter di wilayah Kecamatan Waru, Pamekasan untuk pembangunan rumah sakit baru di wilayah itu.

"Pembangunan rumah sakit baru di wilayah utara Pamekasan ini sebagai upaya untuk pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat di sana," katanya.

Kamis, 30 Desember 2010

RSD Pamekasan Segera Jadi BLUD

Rumah Sakit Daerah (RSD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, akan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada 2011. Rumah Sakit Daerah (RSD) Pamekasan yang berubah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tampaknya menjadi sebuah keharusan untuk terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas.

Direktur RSD Pamekasan dr Iri Agus Subaidi, Selasa menjelaskan, perubahan status rumah sakit milik pemerintah ini dari RSD menjadi BLUD sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU).