Kasus tersebut menyerang penduduk di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pasean, Kecamatan Palengaan, dan Kecamatan Tlanakan. Kasus tersebut, menurut Bambang Budiono, pengelola Program TBC Dinas Kesehatan Pamekasan, merupakan kasus baru dan bukan sisa dari kasus TBC tahun sebelumnya.
Sepanjang tahun 2010 ditemukan 759 kasus. Separuh dari mereka hingga kini masih tetap menjalani perawatan. "Ada 380 orang yang masih menjalani pengobatan dan belum dipastikan kesembuhannya," ungkap Bambang.
Jika jumlah tersebut ditambah dengan temuan kasus yang baru, maka pada semester pertama tahun ini ada 610 penderita TBC. Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, jumlah penderita TBC terbilang tinggi. Di Jawa Timur, Pamekasan menduduki peringkat kelima, di bawah Kabupaten Sumenep, Lumajang, Kota Malang, dan Jember.

















